Makin Langka, Gas Melon 3 Kg Capai Harga Rp35 Hingga 40 ribu

Polres Konawe Gagalkan Penyelundupan 120 Tabung Gas 3 Kg ke Morowali
Ilustrasi

Indosultra.com, Kendari – Gas Elpiji 3 kilo gram (Kg) mulai langka di sejumlah wilayah di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Akibat kelangkaan harga gas capai Rp35 ribu rupiah. Masyarakat menduga pangkalan ‘Bermain’.

Dari pantauan awak media, kelangkaan juga terjadi wilayah Konawe. Atau perbatasan Kota Kendari dan Konawe. Beberapa pangkalan gas di beberpa tempat terlihat kosong.

Nurhawa, salah seorang warga Konawe, mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kg yang telah terjadi beberapa pekan. Kalaupun ada, gas melon ditingkat pengecer dijual dengan harga yang “mencekik”.

” Ada ji gas tapi susah sekali kita dapat, ini saja saya belinya di Puuwatu tapi harganya sudah mahal, Rp35 ribu mi, malah ditempat lain ada sampai harga Rp40 ribu,”katanya, Sabtu (5/8/2023) pagi.

Hal yang sama juga sampaikan salah satu pengecer yang tidak disebutkan namanya, di Puuwatu, Kota Kendari mengungkapkan kelangkaan gas memang sudah berlangsung beberapa pekan. Dirinya mengaku sulit untuk kebagian gas dari pangkalan. .

“Ini saja tinggal satu terakhir saya jual. Sudah langka gas. Ini harga Rp35 ribu. Sulit dapat gas 3 kg, ini saja saya menunggu sebulan sampai dia bulan sekali itupun kalau dapatji, “ujarnya.

Ia mengtakan kemungkinan adanya dugaan permainan dari pangkalan gas yang dikirim ke daerah lain dengan harga yang lebih menguntungkan.

“Harusnya ini masyarakat bersatu untuk demo, karna sudah langkah sekali. Kayaknya ada permainan dari pangkalan untuk di kirim di Morowali sana, dengan harga berbeda, “ujarnya.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga melalui siaran persnya pada laman pertaminapatraniaga.com menuliskan belakangan ini terjadi peningkatan konsumsi elpiji 3 kg.

Hal itu menyebabkan penyaluran elpiji 3 kg per Juli 2023 sudah mendekati angka 2 persen lebih besar dari kuota yang ada. Sultra diketahui masuk sebagai salah satu wilayah dengan ketersediaan gas elpiji 3 kg yang masih belum memenuhi permintaan masyarakat.

Sehingga melihat kondisi itu, Pihaknya mengaku telah melakukan pemetaan sejumlah wilayah dan melakukan penambahan stok gas elpiji 3 kg.

“Pertamina Patra Niaga sudah melakukan penambahan stok dan operasi pasar di beberapa wilayah,” tulis Pertamina Patra Niaga.

Laporan : Ramadhan

error: Hak cipta dilindungi undang-undang !!