Indosultra.com,Kendari – Jajaran Polsek Baruga berhasil meringkus seorang pelaku penipuan spesialis BRILink yang telah meresahkan warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku berinisial TA (35), warga Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, ditangkap pada Selasa (25/3/2025).
Kapolsek Baruga, AKP RJ Agung Pratomo, mengungkapkan bahwa TA telah menjalankan aksinya di enam lokasi berbeda. Empat lokasi berada di wilayah hukum Polresta Kendari, sementara dua lainnya di wilayah hukum Polsek Baruga, tepatnya di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga.
“Benar, pelaku spesialis penipuan BRILink sudah kami amankan. Saat ini, kami masih melakukan pengembangan,” ujar AKP Agung, Rabu (26/3/2025).
Agung menjelaskan bahwa pelaku memiliki modus yang terencana dalam menjalankan aksinya. TA berpura-pura melakukan transaksi penarikan uang di dua BRILink yang berbeda. BRILink pertama, pelaku meminta tarik tunai sebesar Rp5 juta, dan BRILink kedua pelaku meminta tarik tunai sebesar Rp4 jut
Saat transaksi berlangsung, penjaga BRILink memberikan nomor rekening tujuan kepada pelaku agar ia lebih dulu melakukan transfer. Pelaku kemudian memperlihatkan bukti transfer palsu yang sudah diedit menggunakan aplikasi di ponselnya.
Karena penjaga BRILink tidak memegang aplikasi M-Banking (yang hanya bisa diakses oleh pemilik usaha), korban pun percaya begitu saja dan memberikan uang tunai sesuai jumlah yang diklaim oleh pelaku.
“Korban tidak sempat mengecek langsung ke bosnya karena pelaku terus mendesak agar uang segera diberikan. Setelah pelaku pergi, korban baru mendapat informasi bahwa uang tidak masuk, ternyata bukti transfernya palsu,” ungkap Agung.
Setelah mendapat laporan dari korban, polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan.
Saat ini, penyidik Polsek Baruga masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain atau jaringan yang terlibat.
“Kami mengimbau para pemilik BRILink dan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam setiap transaksi. Pastikan selalu mengecek transferan sebelum menyerahkan uang tunai,” pungkas AKP Agung.
Laporan: Krismawan