Enam Polisi yang Aniaya Juniornya di Baubau Hingga Kritis Kini Ditahan dan Jalani Pemeriksaan

Enam Polisi Yang Aniaya Juniornya di Hingga Kritis Kini Ditahan Dan Jalani Pemeriksaan

Indosultra.com,Kendari – Enam polisi yang diduga menjadi pelaku perundungan terhadap juniornya hingga kritis kini telah ditahan dan menjalani pemeriksaan oleh propam Polda Sultra.

Junior tersebut merupakan seorang Bintara polisi di Polres Baubau Bripda A (22). Ia Dirujuk ke Rumah Sakit Makassar usai menjadi korban penganiayaan senior di Barak Mapolres Baubau pada, Jumat 21 Februari 2025 lalu.

Kuasa Hukum korban, Safrin Salam menyebut, pasca penganiayaan itu korban kritis dan harus menjalani perawatan di RSUD Bau-bau sebelum akhirnya dirujuk ke Makassar, Sulawesi Selatan pada Rabu malam (26/2).

“Korban harus operasi karena pankreas alami kebocoran dan mengeluarkan darah, semalam dirujuk ke Makassar,” katanya

Sementara itu ditempat lain, Kabid Humas Polda Sultra, Kombes lis Kristian, mengatakan, saat ini keenam polisi yang diduga menjadi pelaku perundungan telah ditahan dan menjalani pemeriksaan oleh propam Polda Sultra. meski begitu dirinya belum menyebutkan identitas para terduga pelaku

“Ke enamnya sudah diperiksa, selanjuynya akan kita sidang kode etiknya,” Ujar Iis dikonfirmasi pada, Jumat (28/2/2025).

Terkait motif penganiayaan itu, kata Iis, dari pemeriksaan sementara propam, para personel polisi itu mengaku hanya karena iseng hingga melakukan pembinaan

“Enam personel ini merupakan bintara polisi lulusan 2023,sementara korban lulusan Polri tahun 2024,” Sebutnya

Lebih lanjut kata Iis, kronologi penganiayaan itu bermula pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WITA. Saat itu korban bersama delapan Bintara lainnya tengah tertidur di Barak dan dibangunkan enam orang seniornya.

Ke enam Polisi itu lalu menanyakan nama mereka kepada korban dan delapan rekan lainnya, empat rekan korban berhasil menghafalkan, sementara Bripda A dan lima rekannya yang tak menghafalkan nama para senior itu lalu mendapat pemukulan hingga dirinya mengalami lebam dibagian tubuh serta kebocoran organ pankreas.

“Setelah itu korban kritis dan dibawa ke RSUD Baubau, ” Jelasnya.

Laporan: Krismawan

error: Hak cipta dilindungi undang-undang !!